You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Nagari Sulit Air
Sulit Air

Kec. X Koto Diatas, Kab. Solok, Provinsi Sumatera Barat

SELAMAT DATANG DI WEBSITE SISTEM INFORMASI SULIT AIR KECAMATAN X KOTO DIATAS, KABUPATEN SOLOK, PROVINSI SUMATERA BARAT

Nagari Sulit Air bawakan Tradisi Manjalang Mintuo pada pawai budaya dalam arak-arakan festival kuliner dan pawai budaya pada peringatan HUT Kabupaten Solok ke 113 Tahun

Administrator 21 April 2026 Dibaca 23 Kali
Nagari Sulit Air bawakan Tradisi Manjalang Mintuo pada pawai budaya dalam arak-arakan festival kuliner dan pawai budaya pada peringatan HUT Kabupaten Solok ke 113 Tahun

Arosuka-2026, Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Solok yang ke 113 tahun 2026 dilaksanakan di Arosuka pada hari Senin tanggal 20 April 2026 mengangkat tema "Bekerja, Berkarya dan semakin Berdampak", Pemerintah Kabupaten Solok menyelenggarakan Festival Kuliner dan Pawai Budaya yang diikuti oleh 74 Nagari di Kabupaten Solok. Nagari Sulit Air bawakan Tradisi "Manjalang Rumah Mintuo" sebagai salah satu ikon atau ciri khas budaya Nagari Sulit Air yang akan ditampilkan pada arak-arakan pawai budaya di Arosuka.

Tradisi Manjalang Rumah Mintuo (atau sering disebut juga dengan istilah Manjalang Mintuo) setelah prosesi pernikahan memiliki kedudukan adat yang sangat sakral dan spesifik. Bagi masyarakat Sulit Air, tradisi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari rangkaian alek (pesta) yang menentukan status sosial dan pengakuan adat bagi pasangan baru. Berikut adalah makna mendalamnya:
​1. Pengukuhan Status "Anak Menantu"
​Di Nagari Sulit Air, hubungan kekerabatan sangat dijunjung tinggi. Dengan melakukan Manjalang, seorang pengantin perempuan (anak daro) secara resmi "diantar" untuk diperkenalkan kepada keluarga besar suaminya. Ini adalah momen di mana ia secara sah diakui sebagai bagian dari keluarga tersebut, bukan lagi sebagai tamu, melainkan sebagai anak menantu.
​2. Tradisi Membawa Hantaran
​Khas dari wilayah ini adalah isi hantaran yang dibawa. Biasanya terdiri dari nasi putih, samba ayam, gulai ikan, pergedel, goreng pisang, godok, kubang2 dan berbagai jenis lainnya dengan menggunakan pakaian baju kuruang dan wadah ditutupi oleh sapu tangan
​Maknanya: Membawa makanan dalam porsi besar melambangkan kesiapan sang menantu untuk berbagi dan berbakti kepada keluarga mertua. Di Sulit Air, kuantitas dan kualitas hantaran sering kali menjadi simbol kehormatan keluarga pihak perempuan kepada pihak laki-laki.
​3. "Duduak di Rumah Gadang"
​Kunjungan ini biasanya dilakukan ke Rumah Gadang pihak suami. Di sana, menantu akan dipertemukan dengan Mamak-Mamak (saudara laki-laki ibu) dari suaminya.
​Maknanya: Ini adalah proses sosialisasi hukum adat. Menantu harus mengetahui siapa pemimpin adat di keluarga suaminya agar di masa depan tidak terjadi salah komunikasi (salah laku) dalam pergaulan sehari-hari.

Selamat Ulang Tahun Kabupaten Solok yang ke 113 tahun, semoga Kabupaten Solok kedepannya dapat lebih maju lagi dan momen ini menjadi tonggak untuk meningkatkan profesionalisme dan sinergi demi mewujudkan masyarakat yang makmur, sejahtera dan berprestasi.

Trims, by Admin

WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10-26-18WhatsApp_Image_2026-04-20_at_09-55-21  WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10-26-25 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBN 2026 Pelaksanaan

APBN 2026 Pendapatan

APBN 2026 Pembelanjaan